Selective Classification Menukar Coverage dengan Tingkat Error
Classifier biasanya mengembalikan label untuk setiap input, bahkan ketika distribusi skornya hampir seimbang atau input berada jauh dari data yang familiar. Selective classification mengubah antarmuka tersebut: sistem dapat mengembalikan prediksi atau abstain. Aturan penerimaan kemudian menentukan berapa banyak input yang menerima prediksi dan seberapa sering prediksi yang diterima itu salah. Ini tidak sama dengan membuat classifier secara intrinsik lebih akurat. Abstention memindahkan sebagian kasus keluar dari himpunan keputusan otomatis. Nilainya bergantung pada kemampuan selection score mengurutkan kasus sulit dengan cukup baik sehingga input yang ditolak memuat porsi error yang lebih besar.