Langsung ke konten

Arsip

COOP

2 artikel
Keamanan Siber 19 Sep 2026 6 min read

COOP dan COEP Membentuk Cross-Origin Isolation sebagai Batas Grup Dokumen

COOP dan COEP Membentuk Cross-Origin Isolation sebagai Batas Grup Dokumen Sebuah halaman web dapat bersifat same-origin dengan kode aplikasinya sendiri sambil tetap mempertahankan hubungan dengan popup, frame, worker, dan resource dari origin lain. Hubungan tersebut berpengaruh saat browser menentukan dokumen mana yang dapat berada dalam browsing context group yang sama dan capability mana yang aman untuk diberikan. Cross-origin isolation mengubah susunan itu melalui dua response policy dengan tugas berbeda. Cross-Origin-Opener-Policy (COOP) mengontrol hubungan opener pada top-level dan perpindahan browsing context group. Cross-Origin-Embedder-Policy (COEP) membatasi resource lintas origin yang dapat dimuat oleh dokumen beserta turunannya. Saat digunakan bersama dalam konfigurasi yang diperlukan untuk isolasi, keduanya membentuk batas yang ditegakkan browser dan cakupannya lebih luas daripada same-origin policy saja.

Keamanan Siber 16 Sep 2026 8 min read

Cross-Origin Opener Policy Memisahkan Relasi Window pada Browsing Context Boundary

Cross-Origin Opener Policy Memisahkan Relasi Window pada Browsing Context Boundary Browser dapat mencegah cross-origin popup membaca sebagian besar properti opener-nya sambil tetap mempertahankan hubungan hidup antara kedua window. Same-origin policy membatasi akses langsung ke foreign document, tetapi cross-origin WindowProxy dapat tetap dapat dijangkau, mengekspos interface terbatas, ikut dalam navigation relationship, dan membawa observable state seperti apakah window yang direferensikan sudah ditutup. Perbedaan ini penting bagi aplikasi yang menganggap origin separation sama dengan window separation. Halaman hostile dapat membuka site sensitif, atau site sensitif dapat membuka external service, sementara kedua document tetap berhubungan melalui browser-level context machinery. Cross-Origin-Opener-Policy (COOP) mengubah hubungan ini dengan mengontrol penempatan ke browsing context group.