Langsung ke konten

Arsip

Keamanan Siber

112 artikel
Keamanan Siber 24 Sep 2026 5 min read

Validasi Origin RPKI Memeriksa Otorisasi Prefix dan Origin

Sebuah pengumuman BGP dapat menyebut origin AS tanpa membuktikan bahwa pemegang ruang alamat yang diumumkan memberi otorisasi kepada AS tersebut untuk mengoriginkan rute. Resource Public Key Infrastructure, atau RPKI, menyediakan objek routing bertanda tangan yang diproses relying party menjadi data otorisasi tervalidasi. Validasi origin BGP membandingkan data itu dengan rute yang dilihat router. Pemeriksaannya sengaja sempit. Mekanisme ini mengevaluasi prefix rute dan origin AS terhadap record tervalidasi. Mekanisme tersebut tidak mengautentikasi setiap AS di AS_PATH, membuktikan bahwa path yang terlihat sah, atau menentukan apakah kebijakan ekspor telah dipatuhi.

Keamanan Siber 24 Sep 2026 5 min read

SSHFP Mengikat Fingerprint Host Key SSH ke DNSSEC

Klien SSH harus menentukan apakah host key yang diberikan server memang milik host yang dituju. Key yang sudah tersimpan dapat menjadi referensi pada koneksi berikutnya, tetapi koneksi pertama memerlukan dasar autentikasi lain. SSHFP menempatkan fingerprint public host key SSH di DNS agar klien dapat membandingkan key dari server dengan data yang diperoleh melalui jalur terpisah. Record DNS itu sendiri bukan trust anchor. RFC 4255 mengaitkan verifikasi SSHFP tepercaya dengan data DNS yang terautentikasi. DNSSEC melindungi jalur lookup dan memungkinkan klien pemvalidasi membedakan data bertanda tangan dari jawaban DNS yang tidak terautentikasi. Properti keamanan yang berguna berasal dari kombinasi tersebut: SSH menyediakan host key, SSHFP membawa fingerprint-nya, dan DNSSEC mengautentikasi record DNS yang dipakai untuk perbandingan.

Keamanan Siber 24 Sep 2026 5 min read

NSEC3 Menghash Record Penyangkalan DNSSEC Tanpa Menyembunyikan Nama yang Mudah Ditebak

Tanda tangan DNSSEC dapat mengautentikasi data yang ada, tetapi resolver juga memerlukan bukti kriptografis ketika nama atau tipe record yang diminta tidak ada. Respons NXDOMAIN tanpa tanda tangan tidak dapat memberikan properti tersebut: penyerang yang mampu mengubah lalu lintas DNS dapat membuat respons serupa. NSEC3 menyediakan record penyangkalan bertanda tangan sambil mengganti owner name teks biasa dalam rantai penyangkalan dengan hash. RFC 5155 mendefinisikan NSEC3 sebagai alternatif NSEC untuk authenticated denial of existence. Perbedaan utamanya terkait privasi cukup sempit tetapi berguna: penelusuran rantai NSEC secara langsung mengungkap owner name yang berdekatan, sedangkan NSEC3 mengekspos hash yang memerlukan pekerjaan tambahan untuk dipetakan kembali ke nama kandidat.

Keamanan Siber 24 Sep 2026 5 min read

DNS Cookies Mengikat Balasan UDP ke State Klien Terkini

UDP memberi DNS transport dengan overhead rendah, tetapi source address dapat dipalsukan dan balasannya dapat ditiru oleh pengirim off-path. DNS Cookies menambahkan sedikit state yang dibuat klien dan, setelah kontak dengan server yang mendukungnya, state yang dibuat server. Mekanisme ini menaikkan biaya pemalsuan off-path tanpa mengharuskan server menyimpan tabel sesi untuk setiap klien. Cakupannya sengaja terbatas. RFC 7873 mendeskripsikan DNS Cookies sebagai keamanan transaksi ringan terhadap serangan denial-of-service, amplifikasi, pemalsuan, dan cache poisoning dari pihak off-path. Mekanisme ini tidak melindungi dari pihak yang dapat mengamati pertukaran DNS. RFC 9018 kemudian memperketat konstruksi cookie agar server anycast dengan implementasi berbeda dapat saling beroperasi.

Keamanan Siber 24 Sep 2026 6 min read

DANE TLSA Mengikat Kredensial TLS ke DNSSEC

Sertifikat TLS biasanya sampai ke klien melalui TLS handshake, lalu klien memutuskan apakah sertifikat itu dapat dipercaya berdasarkan kebijakan autentikasi yang dikonfigurasi. DNS-Based Authentication of Named Entities, atau DANE, menambahkan input terautentikasi yang terpisah: record TLSA yang dilindungi DNSSEC dapat menyatakan material sertifikat atau public key yang dapat diterima untuk endpoint layanan tertentu. Mekanisme ini bukan nama pengganti untuk TLS. TLS tetap menyediakan handshake, key agreement, enkripsi, dan perlindungan record. DANE menyediakan data autentikasi yang dapat diterapkan klien saat mengevaluasi kredensial server.

Keamanan Siber 22 Sep 2026 6 min read

Subresource Integrity Mengikat Aset Browser ke Byte yang Disetujui

Subresource Integrity Mengikat Aset Browser ke Byte yang Disetujui Sebuah halaman web dapat memuat kode executable dari infrastruktur di luar batas deployment aplikasi. URL <script> dapat menunjuk ke CDN, endpoint distribusi package, atau origin lain dengan proses release terpisah. TLS melindungi koneksi ke endpoint tersebut, tetapi response HTTPS yang valid tetap dapat membawa byte yang berbeda dari versi yang dimaksudkan oleh pembuat halaman. Subresource Integrity, yang umum disingkat SRI, menambahkan pemeriksaan konten di browser. Dokumen membawa metadata digest kriptografis untuk sebuah resource. Setelah mengambil resource, browser menghitung digest yang berlaku dan membandingkannya dengan metadata sebelum menerima resource untuk penggunaan yang dilindungi.

Keamanan Siber 22 Sep 2026 6 min read

Referrer-Policy Membatasi Data URL yang Dikirim Antar-Request

Referrer-Policy Membatasi Data URL yang Dikirim Antar-Request Sebuah URL dapat membawa lebih banyak informasi daripada yang dibutuhkan tujuan. Path dan query string dapat memuat identifier dokumen, istilah pencarian, state alur kerja, atau konteks lain. Ketika browser mengikuti link atau mengambil resource, aturan referrer menentukan seberapa banyak URL sumber yang dapat ikut dikirim melalui header HTTP Referer. Referrer-Policy memberi respons aturan eksplisit untuk pengungkapan tersebut. Header ini tidak mengenkripsi URL dan tidak menghapus data yang sudah dikirim melalui jalur lain. Tugasnya lebih sempit: membatasi informasi referrer yang dikeluarkan browser untuk request berikutnya.

Keamanan Siber 22 Sep 2026 6 min read

Record CAA Membatasi Otoritas Penerbit Sertifikat

Record CAA Membatasi Otoritas Penerbit Sertifikat Certificate authority dapat memvalidasi kontrol atas sebuah domain dan tetap menghadapi pertanyaan kebijakan yang terpisah: apakah CA tersebut diizinkan oleh operator domain untuk menerbitkan sertifikat bagi nama itu? Certification Authority Authorization, atau CAA, menyediakan tipe record DNS untuk menyatakan batas tersebut. CAA bekerja sebelum penerbitan sertifikat. CA publik yang berpartisipasi memeriksa kebijakan DNS CAA yang berlaku dan mengevaluasi apakah identitas issuer miliknya diizinkan. Mekanisme ini tidak membuat sertifikat menjadi tepercaya, mencabut sertifikat yang sudah ada, atau memerintahkan browser menolak sertifikat setelah diterbitkan. CAA mempersempit kumpulan issuer yang semestinya membuat sertifikat baru untuk domain tersebut.

Keamanan Siber 22 Sep 2026 5 min read

Prefix Cookie Mengikat Batas yang Ditegakkan Browser pada Nama Cookie

Prefix Cookie Mengikat Batas yang Ditegakkan Browser pada Nama Cookie HTTP cookie membawa atribut keamanan seperti Secure, HttpOnly, Domain, dan Path. Prefix cookie menambahkan lapisan lain: pola khusus pada nama cookie memberi tahu browser yang mendukungnya bahwa atribut tertentu wajib menyertai cookie tersebut. Jika header Set-Cookie melanggar kontrak itu, browser menolak cookie alih-alih menyimpannya dengan konfigurasi yang lebih lemah. Mekanisme ini berguna karena maksud konfigurasi terlihat langsung pada nama. Cookie sesi dengan prefix yang terikat ke host tidak dapat diam-diam berubah menjadi cookie dengan cakupan domain tanpa gagal pada pemeriksaan prefix oleh browser.

Keamanan Siber 22 Sep 2026 5 min read

Permissions Policy Membatasi Akses Fitur Browser

Permissions Policy Membatasi Akses Fitur Browser Sebuah dokumen web dapat memuat kode first-party, script third-party, dan frame tertanam yang berjalan dari origin berbeda. API browser menambah batas lain: sebagian fitur mengekspos sensor, perangkat media, state display, atau kapabilitas lain yang tidak selalu perlu tersedia bagi setiap konteks tertanam. Permissions-Policy memungkinkan sebuah respons menyatakan origin mana yang boleh memakai fitur browser tertentu pada dokumen dan turunannya. Policy ini merupakan batas kapabilitas, bukan pengganti permission prompt yang ditampilkan kepada pengguna. Sebuah fitur dapat diizinkan oleh policy tetapi tetap ditolak oleh permission state browser, pengaturan platform, persyaratan secure context, atau kondisi khusus API lainnya.

Keamanan Siber 22 Sep 2026 6 min read

OCSP Stapling Membawa Status Sertifikat dalam TLS Handshake

OCSP Stapling Membawa Status Sertifikat dalam TLS Handshake Validasi sertifikat mencakup dua persoalan yang berbeda. Client perlu memastikan bahwa sertifikat membentuk chain ke authority yang dipercaya dan valid untuk identitas yang dituju, tetapi client juga dapat memerlukan bukti terkini bahwa sertifikat belum dicabut sebelum masa berlakunya berakhir. Online Certificate Status Protocol, atau OCSP, menyediakan response status bertanda tangan untuk sertifikat. Client dapat menghubungi OCSP responder secara langsung, tetapi langkah itu menambah dependency jaringan saat koneksi dibentuk dan dapat mengungkap sertifikat yang sedang diperiksa kepada responder. OCSP stapling memindahkan response yang sudah di-cache ke pertukaran TLS: server mengambil bukti status lalu menyajikannya kepada client yang memintanya.

Keamanan Siber 22 Sep 2026 5 min read

Nonce Content Security Policy Mengotorisasi Elemen Script Tertentu

Nonce Content Security Policy Mengotorisasi Elemen Script Tertentu JavaScript inline menimbulkan batas yang sulit bagi Content Security Policy yang ketat. Sebuah halaman mungkin memerlukan blok bootstrap kecil yang dibuat aplikasi, sementara script inline lain harus tetap diblokir. Mengizinkan seluruh eksekusi inline dengan 'unsafe-inline' menghilangkan banyak manfaat script-src. Nonce memberi mekanisme yang lebih sempit pada sebuah respons. Server menghasilkan nilai yang tidak dapat diprediksi untuk respons tersebut, menempatkannya dalam source list CSP, lalu memasang nilai yang sama hanya pada elemen script yang memang boleh dieksekusi.

Keamanan Siber 22 Sep 2026 5 min read

HSTS Mengikat Kebijakan HTTPS ke Hostname

HSTS Mengikat Kebijakan HTTPS ke Hostname HTTPS melindungi pertukaran HTTP setelah koneksi aman terbentuk dan terautentikasi. Ada persoalan terpisah sebelum titik itu: pengguna dapat mengetik hostname tanpa skema, mengikuti link http://, atau mencapai endpoint HTTP yang melakukan redirect sebelum browser memiliki kebijakan transport untuk situs tersebut. HTTP Strict Transport Security (HSTS) menangani transisi itu. Server HTTPS mengirim header response Strict-Transport-Security, lalu user agent yang sesuai menyimpan kebijakan untuk host tersebut. Selama kebijakan masih aktif, request HTTP yang cocok diubah menjadi HTTPS sebelum request tanpa enkripsi dikirim ke jaringan.

Keamanan Siber 22 Sep 2026 6 min read

DNSSEC Mengautentikasi Data DNS dengan Rantai Bertanda Tangan

DNSSEC Mengautentikasi Data DNS dengan Rantai Bertanda Tangan DNS pada dasarnya menjawab pertanyaan penamaan: record apa yang terkait dengan sebuah domain? Jalur respons dasar protokol tidak dengan sendirinya memberi resolver pemvalidasi bukti kriptografis bahwa kumpulan record yang diterima merupakan data yang diotorisasi pemilik zone. DNS Security Extensions, atau DNSSEC, menambahkan bukti tersebut. Zone yang ditandatangani memublikasikan public key dan signature yang memungkinkan resolver pemvalidasi mengautentikasi data DNS melalui rantai yang berakar pada trust anchor terkonfigurasi. DNSSEC melindungi autentisitas dan integritas data DNS. Mekanisme ini tidak mengenkripsi query atau response, serta tidak menyembunyikan nama yang diminta.

Keamanan Siber 22 Sep 2026 4 min read

CSP frame-ancestors Membatasi Origin yang Dapat Menyematkan Halaman

CSP frame-ancestors Membatasi Origin yang Dapat Menyematkan Halaman Sebuah halaman web dapat tetap sensitif dari sisi keamanan walaupun penyerang tidak dapat membaca DOM-nya. Jika site lain dapat menaruh halaman tersebut di dalam frame transparan atau frame yang diposisikan secara cermat, penyerang dapat mengatur kontrol yang terlihat sehingga pengguna berinteraksi dengan aplikasi di dalam frame sambil mengira sedang berinteraksi dengan elemen lain. Kelas UI redressing ini umum dikaitkan dengan clickjacking. Directive Content Security Policy frame-ancestors memberi respons yang dibingkai kendali atas boundary tersebut. Respons yang dilindungi menyatakan ancestor mana yang boleh memuatnya, alih-alih mengandalkan halaman penyemat untuk bertindak aman.

Keamanan Siber 22 Sep 2026 5 min read

Cross-Origin-Opener-Policy Memisahkan Konteks Browsing Tingkat Atas

Cross-Origin-Opener-Policy Memisahkan Konteks Browsing Tingkat Atas Sebuah window browser tidak otomatis terisolasi hanya karena menampilkan dokumen dari origin lain. Window dapat mempertahankan hubungan melalui mekanisme seperti window.opener, dan hubungan tersebut memengaruhi browsing context mana yang berada dalam browsing context group yang sama. Cross-Origin-Opener-Policy (COOP) memberi dokumen tingkat atas kendali atas batas pengelompokan tersebut. Policy ini dikirim sebagai header respons HTTP dan dapat menempatkan dokumen cross-origin ke browsing context group yang terpisah.

Keamanan Siber 22 Sep 2026 5 min read

Cookie SameSite Membatasi Pengiriman Kredensial Cross-Site

Cookie SameSite Membatasi Pengiriman Kredensial Cross-Site Cookie merupakan kredensial ambient: setelah browser menyimpan cookie yang cocok dengan aturan domain, path, keamanan, dan expiry sebuah request, code aplikasi tidak perlu menambahkan cookie itu secara eksplisit pada setiap request. Kemudahan tersebut juga membentuk batas keamanan. Halaman pada satu site dapat membuat browser mengirim request ke site lain, dan sebagian request itu dapat membawa cookie. Atribut SameSite memberi browser satu kondisi tambahan sebelum melampirkan cookie. Atribut ini tidak mengubah nilai cookie atau mengautentikasi request dengan sendirinya. Fungsinya adalah mengendalikan penyertaan cookie berdasarkan hubungan antara konteks request dan site milik cookie.

Keamanan Siber 22 Sep 2026 5 min read

Clear-Site-Data Mereset State Browser untuk Origin

Clear-Site-Data Mereset State Browser untuk Origin Endpoint logout dapat membatalkan sesi di server tetapi tetap meninggalkan state di browser. Respons yang tersimpan di cache, cookie, DOM storage, dan data client lain dapat bertahan jika aplikasi tidak menanganinya secara terpisah. Sisa state tersebut tidak otomatis menjadi kerentanan, tetapi relevan ketika sebuah boundary keamanan bergantung pada pengembalian profil browser ke kondisi yang lebih bersih. Header respons HTTP Clear-Site-Data memberi server mekanisme reset yang ditegakkan browser. Respons menyebut satu atau beberapa kelas data, lalu user agent yang mendukungnya menghapus state yang cocok dan terkait dengan origin respons sesuai aturan pemrosesan header.

Keamanan Siber 22 Sep 2026 5 min read

Certificate Transparency Membuka Penerbitan Sertifikat untuk Audit Publik

Certificate Transparency Membuka Penerbitan Sertifikat untuk Audit Publik Sertifikat TLS yang dipercaya publik merupakan pernyataan dari certificate authority. PKI tradisional memberi klien cara untuk memvalidasi pernyataan tersebut terhadap root tepercaya, tetapi keberhasilan validasi path saja tidak membuat penerbitan sertifikat terlihat secara publik. Certificate Transparency, yang umum disingkat CT, menambahkan lapisan audit. Log yang berpartisipasi menerima entri sertifikat dan memasukkannya ke struktur data append-only. Bukti yang dihasilkan memungkinkan klien, operator domain, dan monitor mendeteksi sertifikat yang telah masuk ke Web PKI publik, termasuk sertifikat yang tidak diperkirakan ada oleh operator.

Keamanan Siber 21 Sep 2026 6 min read

Verifikasi Host Key SSH Mengikat Koneksi ke Identitas Server

Verifikasi Host Key SSH Mengikat Koneksi ke Identitas Server SSH mengenkripsi koneksi, tetapi enkripsi saja tidak memastikan endpoint yang dicapai merupakan server yang dituju. Saat key exchange, server membuktikan kepemilikan host private key. Client kemudian harus memutuskan apakah identitas publik yang terkait dapat dipercaya untuk host tersebut. Keputusan itu merupakan boundary autentikasi host. Jika client menerima host key milik penyerang tanpa dasar trust yang valid, channel yang terbentuk tetap dapat terenkripsi tetapi berakhir pada mesin yang salah. Password, command, forwarded agent, dan data sesi kemudian dapat melintasi boundary yang tidak dimaksudkan operator.

Keamanan Siber 21 Sep 2026 5 min read

Trusted Types Menempatkan Sink Injeksi DOM di Balik Policy

Trusted Types Menempatkan Sink Injeksi DOM di Balik Policy Cross-site scripting berbasis DOM sering muncul pada langkah terakhir sebuah aliran data. Sebuah nilai bergerak di dalam kode aplikasi sebagai string biasa, lalu mencapai API yang menafsirkannya sebagai HTML, script, atau URL script. Batas berbahayanya bukan string itu sendiri, melainkan saat string tersebut masuk ke injection sink. Trusted Types mengubah batas itu. Pada browser yang mendukungnya, aplikasi dapat mewajibkan sink yang tercakup menerima objek seperti TrustedHTML, TrustedScript, atau TrustedScriptURL, bukan string mentah. Objek tersebut dibuat melalui policy yang ditentukan aplikasi.

Keamanan Siber 21 Sep 2026 5 min read

Subresource Integrity Mengikat Aset Eksternal ke Konten yang Diharapkan

Subresource Integrity Mengikat Aset Eksternal ke Konten yang Diharapkan Halaman yang memuat JavaScript atau CSS dari host lain memberi host tersebut jalur langsung ke konteks eksekusi atau presentasi halaman. HTTPS melindungi transfer dari manipulasi jaringan, tetapi tidak memberi tahu browser apakah server mengirim aset persis seperti yang dimaksud aplikasi. Subresource Integrity (SRI) menambahkan pemeriksaan konten. Dokumen membawa metadata kriptografis untuk sebuah resource. Setelah mengambil byte, browser menghitung digest yang relevan dan membandingkannya dengan metadata sebelum menerima resource tersebut.

Keamanan Siber 21 Sep 2026 5 min read

Prefix Cookie __Host- Mempersempit Scope Cookie Sesi

Prefix Cookie __Host- Mempersempit Scope Cookie Sesi Cookie sesi dapat membawa identifier acak yang kuat tetapi tetap memiliki scope yang terlalu luas. Atribut Domain dapat membuat cookie tersedia di berbagai subdomain, sedangkan cookie dengan path tertentu dapat berdampingan dengan cookie bernama sama. Detail tersebut penting ketika beberapa aplikasi berbagi registrable domain tetapi tidak berbagi security boundary yang sama. Prefix nama cookie __Host- memberi user agent yang mendukungnya sekumpulan aturan ringkas untuk cookie yang lebih ketat. Cookie dengan nama yang diawali __Host- harus ditetapkan dari secure origin dengan Secure, harus memakai Path=/, dan tidak boleh memiliki Domain. User agent yang menerapkan prefix ini menolak cookie berprefix tersebut jika constraint itu dilanggar.

Keamanan Siber 21 Sep 2026 4 min read

Permissions Policy Membatasi Fitur Browser Berkemampuan Tinggi

Permissions Policy Membatasi Fitur Browser Berkemampuan Tinggi Sebuah halaman web dapat memuat kode dari beberapa domain kepercayaan sambil tetap berbagi akses ke kapabilitas browser. Script pihak pertama, widget pihak ketiga, dan nested frame dapat berjalan dalam satu permukaan aplikasi. Prompt izin browser tetap penting, tetapi aplikasi dapat mempersempit dokumen yang berhak meminta atau memakai fitur tertentu sebelum prompt menjadi relevan. Permissions Policy menyediakan batas tersebut. Header response menyatakan origin mana yang boleh memakai fitur terkontrol di dalam dokumen dan frame tree-nya. Policy ini tidak memberikan izin pengguna. Fungsinya membatasi ketersediaan fitur di browser.