Langsung ke konten

Arsip

Kontrol Akses

9 artikel
Keamanan Siber 21 Sep 2026 6 min read

Sertifikat SSH Mengikat Identitas ke Principal dan Batasan

Sertifikat SSH Mengikat Identitas ke Principal dan Batasan Public key SSH mentah menjawab pertanyaan yang sempit: apakah client yang terhubung memiliki private key yang berpasangan dengan public key ini? Authorization masih membutuhkan pemetaan lain. Server biasanya menaruh key yang diterima di authorized_keys, sering kali bersama option yang membatasi tindakan key tertentu. Sertifikat OpenSSH menambahkan layer identitas bertanda tangan di sekitar public key. Sertifikat dapat membawa principal, interval validitas, critical option, extension, serial number, dan key identifier. Server yang dikonfigurasi untuk mempercayai signing CA dapat memvalidasi sertifikat tersebut tanpa menyimpan public key mentah milik pemegangnya sebagai entry authorization terpisah.

Keamanan Siber 21 Sep 2026 6 min read

Sertifikat SSH Memusatkan Kepercayaan Akses pada Otoritas Penandatangan

Sertifikat SSH Memusatkan Kepercayaan Akses pada Otoritas Penandatangan Akses SSH berbasis public key sering dimulai dengan pemetaan sederhana: taruh public key pengguna di authorized_keys, simpan private key pada pengguna, lalu server menerima pihak yang dapat membuktikan kepemilikan private key pasangannya. Model ini langsung dan efektif, tetapi biaya administrasinya meningkat ketika jumlah pengguna dan host bertambah. Setiap host dapat menjadi lokasi lain tempat status akses harus ditambahkan, diaudit, dan dicabut. Sertifikat OpenSSH mengubah model distribusi tersebut. Certificate authority menandatangani public key SSH dan menyertakan metadata identitas serta policy. Server yang dikonfigurasi untuk mempercayai CA itu dapat menerima sertifikat yang diterbitkannya tanpa menyimpan setiap key pengguna secara lokal. Titik kepercayaan bergeser dari sekumpulan besar key individual menuju sekumpulan lebih kecil otoritas penandatangan beserta policy di sisi server.

Keamanan Siber 19 Sep 2026 6 min read

Permission Event fanotify Menempatkan Akses File di Balik Keputusan User Space

Sebuah proses dapat lolos dari pemeriksaan permission filesystem biasa tetapi tetap menunggu sebelum operasi filenya selesai. Permission event fanotify Linux memungkinkan monitoring group mencegat operasi terpilih dan mewajibkan listener user space mengembalikan respons izinkan atau tolak. Mekanisme ini menyisipkan titik keputusan sinkron ke jalur akses, bukan sekadar melaporkan aktivitas setelah operasi terjadi. Perbedaan tersebut membuat fanotify relevan bagi produk keamanan yang memerlukan inspeksi konten atau evaluasi policy di dekat waktu akses file. Mekanisme ini juga menciptakan dependensi yang tidak dimiliki sistem notifikasi biasa: kernel dapat menahan proses lain pada permission event sementara user space menentukan hasilnya.

Keamanan Siber 19 Sep 2026 6 min read

Appraisal IMA Mengikat Akses File ke Metadata Integritas

Sebuah file dapat memiliki permission read atau execute biasa tetapi tetap gagal pada pemeriksaan integritas di batas kernel. Appraisal Integrity Measurement Architecture (IMA) Linux dapat menerapkan rule policy pada hook terpilih dan mewajibkan isi file sesuai dengan metadata integritas sebelum operasi yang tercakup dilanjutkan. Kondisi ini menambahkan syarat integritas konten pada keputusan akses tanpa mengubah Unix mode bit atau otorisasi aplikasi menjadi mekanisme integritas. IMA memiliki beberapa fungsi yang saling terkait tetapi berbeda. Measurement mencatat state file dalam integrity measurement list dan dapat memperluas measurement ke TPM. Appraisal mengevaluasi file terhadap metadata integritas dan dapat menolak akses ketika policy serta mode enforcement mensyaratkan hasil yang valid. Audit mencatat state yang relevan bagi keamanan. Deployment yang hanya mengukur file memperoleh bukti mengenai state yang teramati; kondisi tersebut tidak otomatis memberikan perilaku blocking yang terkait dengan appraisal.

Keamanan Siber 18 Sep 2026 7 min read

Landlock Menambahkan Lapisan Pembatasan Lokal Proses pada Kontrol Akses Linux

Sebuah service dapat dimulai dengan seluruh izin filesystem yang diberikan kepada identitas Unix-nya, tetapi hanya memerlukan sebagian kecil izin tersebut setelah inisialisasi. Mengganti akun service atau topologi mount dapat mengurangi otoritas itu, tetapi keduanya merupakan keputusan pada tingkat deployment. Linux Landlock menyediakan batas yang berbeda: proses dapat menambahkan pembatasan pada dirinya sendiri dan turunannya tanpa memperoleh privilege untuk memberikan akses baru. Landlock adalah Linux Security Module yang dapat ditumpuk. Aturannya menjadi constraint tambahan, bukan pengganti discretionary access control, capabilities, atau kebijakan LSM lain yang aktif. Aturan Landlock tidak dapat mengubah operasi yang ditolak menjadi diizinkan. Landlock hanya dapat menghapus otoritas yang sebelumnya dimiliki proses.

Keamanan Siber 18 Sep 2026 7 min read

Kredensial Tersimpan OverlayFS Memisahkan Akses Overlay dari Akses Filesystem Dasar

Kredensial Tersimpan OverlayFS Memisahkan Akses Overlay dari Akses Filesystem Dasar Sebuah proses membuka path melalui mount OverlayFS dan tampak mengakses satu objek filesystem biasa. Kernel sebenarnya dapat mengacu ke layer atas, layer bawah, atau keduanya, sedangkan operasi tulis dapat memicu copy-up sebelum operasi yang diminta diteruskan. Indireksi ini membentuk persoalan otorisasi: pemanggil harus diizinkan memakai objek yang disajikan overlay, sementara akses internal ke filesystem dasar juga harus berjalan dengan identitas keamanan yang terdefinisi.

Keamanan Siber 18 Sep 2026 4 min read

Idmapped Mount Memetakan Ulang Kepemilikan File Tanpa Menulis Ulang Inode

Idmapped Mount Memetakan Ulang Kepemilikan File Tanpa Menulis Ulang Inode Sebuah container memerlukan akses baca-tulis ke direktori yang file-nya memiliki nilai kepemilikan host yang tidak selaras dengan user namespace container. Perubahan kepemilikan secara rekursif dapat membuat direktori tersebut dapat digunakan, tetapi tindakan itu juga mengubah metadata inode persisten dan dapat mengganggu setiap tampilan lain dari filesystem yang sama. Idmapped mount Linux menyediakan mekanisme yang lebih sempit: satu mount dapat menerapkan pemetaan identitas berbeda sementara kepemilikan yang tersimpan tetap utuh.

Keamanan Siber 18 Sep 2026 5 min read

Event Permission Fanotify Menempatkan Akses File di Balik Keputusan Userspace

Sebuah proses memanggil execve() untuk binary pada filesystem yang dipantau, tetapi kernel tidak langsung menyelesaikan execution open. Sebuah grup fanotify meminta FAN_OPEN_EXEC_PERM, sehingga akses menunggu ketika listener userspace menerima event lalu mengembalikan FAN_ALLOW atau FAN_DENY. Mekanisme ini menyisipkan keputusan userspace sinkron ke dalam operasi filesystem yang semestinya berjalan setelah pemeriksaan permission kernel biasa. Titik intersepsi tersebut berguna bagi policy engine yang memerlukan informasi di luar permission inode biasa, tetapi juga membentuk batas enforcement tersendiri. Availability kini bergantung pada responder userspace, cakupan event bergantung pada mark dan kelas event fanotify yang dipilih, dan mekanisme ini tidak mengubah setiap bentuk penggunaan file menjadi operasi yang dimediasi.

Keamanan Siber 17 Sep 2026 6 min read

SCM_RIGHTS Memindahkan Otoritas File Descriptor Melalui Unix Socket

SCM_RIGHTS Memindahkan Otoritas File Descriptor Melalui Unix Socket Sebuah layanan berprivilege dapat membuka file yang tidak dapat dibuka proses lain melalui pathname, lalu mengirim akses tersebut melalui Unix-domain socket. Proses penerima memperoleh file descriptor baru yang merujuk ke state open-file kernel yang sama. Tidak diperlukan lookup pathname kedua, dan kemampuan penerima untuk membuka path tersebut tidak dievaluasi ulang sebagai bagian dari transfer. Properti itu membuat SCM_RIGHTS lebih dari sekadar fasilitas IPC. Mekanisme ini memindahkan capability kernel yang sudah terbentuk melewati batas proses. Keamanan bergantung pada kedua sisi pertukaran: pengirim harus membatasi descriptor yang boleh keluar dari domain otoritasnya, sedangkan penerima harus memperlakukan descriptor masuk sebagai objek berprivilege yang propertinya perlu divalidasi.