pidfd Menjaga Identitas Proses Tetap Stabil Saat PID Dipakai Ulang
PID numerik Linux dapat dipakai ulang setelah prosesnya berakhir. Sebaliknya, PID file descriptor merujuk ke task tertentu, sehingga operasi berikutnya melalui descriptor tersebut tidak diam-diam beralih ke proses lain yang kemudian memperoleh PID numerik yang sama. Sifat ini mengubah identitas proses dari lookup yang diulang pada setiap operasi menjadi referensi yang dipertahankan kernel dengan semantik descriptor. Perbedaannya relevan untuk pengiriman signal, pemantauan exit, dan event loop yang menyimpan handle proses selama pekerjaan asinkron berlangsung.