Langsung ke konten

Arsip

Audio Digital

3 artikel
Teknologi 19 Sep 2026 7 min read

Mengurangi Noise Rekaman Suara dengan FFmpeg Tanpa Merusak Speech

Rekaman suara yang berisik bukan satu jenis masalah. Handling noise frekuensi rendah, desis microphone yang stabil, suara kipas, electrical hum, room reverberation, clipping, dan artifact codec berasal dari penyebab yang berbeda. Karena itu, satu denoiser yang dipaksa bekerja terlalu agresif jarang memperbaiki semuanya dengan bersih. FFmpeg menyediakan beberapa building block yang berguna untuk cleanup secara offline. Rangkaian praktis biasanya dimulai dengan decode sumber, membuang frekuensi yang jelas tidak termasuk sinyal yang dibutuhkan, menerapkan broadband denoising secara moderat, lalu menulis hasilnya sebagai WAV tanpa kompresi untuk pemrosesan berikutnya. Bagian terpenting adalah menahan intensitas pemrosesan: noise reduction yang terlalu kuat dapat mengganti background noise dengan artifact speech yang terdengar metalik, berair, atau seperti terpotong gate.

Teknologi 19 Sep 2026 7 min read

Membaca Definisi Pin I2S ESP32: MCLK, BCLK, WS, DIN, dan DOUT

Konfigurasi audio ESP32 dapat terlihat seperti sekumpulan definisi GPIO biasa: const uint8_t I2S_MCLK = 0; const uint8_t I2S_SCK = 5; const uint8_t I2S_WS = 25; const uint8_t I2S_SDOUT = 26; const uint8_t I2S_SDIN = 35; Kelima konstanta tersebut bukan lima kabel audio yang dapat saling dipertukarkan. Masing-masing mewakili bagian berbeda dari timing dan jalur data I2S. Amplifier speaker dapat tetap diam meskipun seluruh GPIO sudah tersambung secara elektrik jika BCLK dan WS tidak ada, arah data terbalik, atau format frame tidak sesuai dengan perangkat penerima.

Teknologi 15 Sep 2026 5 min read

Sample Rate dan Bit Depth Audio Menentukan Batas yang Berbeda

Dua file audio dapat memiliki label seperti 44,1 kHz/16-bit dan 96 kHz/24-bit, tetapi angka-angka tersebut menggambarkan bagian yang berbeda dari sinyal digital. Nilai yang lebih besar pada satu field tidak menggantikan nilai yang lebih kecil pada field lainnya, dan tidak satu pun dari angka tersebut dengan sendirinya menyatakan kualitas rekaman, mix, codec, speaker, atau headphone. Sample rate menggambarkan seberapa sering waveform analog direpresentasikan sebagai pengukuran diskret sepanjang waktu. Bit depth menggambarkan jumlah nilai amplitudo numerik yang tersedia untuk setiap sample pada audio linear PCM. Memisahkan kedua peran ini membuat spesifikasi format jauh lebih mudah diinterpretasikan.